Rekonstruksi Terakhir

Judul : Rekonstruksi Terakhir

Penulis : Teguh Ariefianto, Agus Yulianto, M. Syukur Sabila, Kim Chi, Ariza Uli Sa’dia, Farrel Zahdie, Viora Violetta, Wenka, P.E. Pasaribu, Friola Roem, Bhob, Amar Halim, Hunun, Hibrizi Ghanim Gunawan, Marsina  Tamba, Narlik Humaidah, Euis Lisnawati, Agus Darsanto Ardiono, Aosora Kousei, Fitri Yanti, Kautsar ZP, Hazel Sunrise, Kiki Andayani Rejeki, Inyiak Danau, Mae Jizan, Aris Baloy, Scytherme, Aminatun, Red Melon, Ike Susanti, A Ari Kurniawan, Lintang Lia Taufik, Qurrotu Aini, Aprila Azza, Minhajuz Surur, Freya Rajapatni, Putri Rafi, Yeremia Kevin, Dwi Yulyani, Writerxxchlo, Fathuria Azmi, Chozin, Kurama, Devina Stephanie, Otta Tasya, R-tien, Eni, Tesa Mulia, Ilham Siregar, Aletha Safiya, Cut Putri Amalya, Aziz Maulana, Petra Nathanael, Athor Redi, Azura, Medi Agusman, Jofanina Fauziah, Shuilian, Saskia D Atmaja, Ryanti Ludith, Luhayu, Heski Dewabrata, Umi Azizah, Arunika Nindia, Omy Utomo, Yaya Syam, Snow Drop, Aira Namira, AlchemisBox, Havilla Tio    D.Manik, Kaskine Starbeam, Zenaira, Phealyes, Eagleon, Dea Azza, Zynlynhan, Shaula Crater, Nikmah Yuana, Alita Jung.

Kategori :  Antologi Cerpen Thriller

Editor :  Titin Akhiroh

Penata Letak : Umi Nur Aziza

Desain Sampul : Alfi Rohmatul Lail

Dimensi buku : 14,5 x 21 cm

Jumlah halaman : 300 Halaman

Cetakan I, Agustus 2025

ISBN : masih dalam proses

Harga : Rp 100.000

Diterbitkan oleh : PENERBIT BABAD BUMI

CV Babad Bumi

Jalan Mawar No 17 Rt 04 / Rw 02 Malangsuko – Kecamatan Tumpang – Kabupaten Malang – Jawa Timur

No Telp : 085-749-911-174

 

BLURB:

Di lantai berdebu, jejak waktu membatu

tali kuning membungkam ruang yang membisu

Polisi mencatat, saksi terdiam,

Bayangan berdarah masih menetap di malam.

 

 

Setiap langkah adalah potongan masa lalu

tubuh-tubuh bersaksi lewat luka bisu

Satu-satu tersingkap kisah

detik-detik terakhir yang mulai lelah

 

“Di sini dia berdiri,” ujar penyidik perlahan

tangan menunjuk lorong tak bercahaya

“Dan di sana, senyumnya berubah jadi kematian.”

bayangan berdarah menelan suara.

 

 

Seketika langit gelap tanpa alur

seolah turut menggali ngeri yang terkubur

Rekonstruksi terakhir, bukan hanya ingatan

tapi panggilan dari arwah yang penasaran.

 

 

 

Tinggalkan komentar